Kenalan Yuk
Prodi Seni Tari bukan cuma soal tari, tetapi juga tata musik, tata rias, tata kostum, tata cahaya, dan masih banyak lagi. Selain praktik, kamu juga belajar teori dan analisis. Gambaran kompetensi lulusannya antara lain: mampu menciptakan dan mengekspresikan gagasan ke dalam berbagai karya seni yang dapat dipertanggungjawabkan, mengkaji dan menganalisis fenomena seni dan budaya, menyajikan karya seni secara kreatif dan profesional, mengelola kegiatan seni tari sekaligus mengembangkan jiwa kewirausahaan, serta mengembangkan pendidikan seni tari. Jadi prodi ini tidak sesempit yang banyak orang bayangkan.
Yang Dipelajari
Kurikulumnya memadukan praktik, teknik, dan teori seni pertunjukan. Beberapa mata kuliahnya:
- Olah Vokal, Olah Tubuh, dan Tata Musik Nusantara
- Teknik Dasar Pemeranan, Teknik Dasar Penyutradaraan, dan Teknik Dasar Pengkajian
- Tata Pentas dan Cahaya, Tata Rias dan Kostum
- Metode Penelitian, Antropologi, Sosiologi, dan Semiotika
- Estetika Nusantara, Manajemen Seni Pertunjukan, hingga Pergelaran
Prodi ini punya kelompok minat Pengkajian, Pemeranan, dan Penyutradaraan, dan ditutup dengan Skripsi atau Tugas Akhir Karya Seni di semester 8.
Peluang Karier
Dengan bekal ilmu seni tari, lulusannya bisa memilih beberapa karier, di antaranya:
- Tenaga profesional bidang seni tari
- Peneliti seni
- Seniman mandiri atau wirausahawan
- Koreografer
- Kurator
Fakta Menarik
Banyak orang menganggap remeh profesi penari, padahal dengan ilmu dan pendidikan yang memadai, jalan sukses terbuka lebar. Pendiri akademi tari United Dance Works (UDW) Adhisty Juliani Kampono menegaskan bahwa menjadi dancer sekarang sangat menjanjikan seiring berkembangnya dunia hiburan, dan honor penari dalam sebulan bisa lebih dari Rp10 juta tergantung kapabilitasnya. Contoh nyata datang dari Bella Resti Meryza, yang setelah kuliah seni tari empat tahun tidak hanya jadi pengajar tari di SMA, tetapi juga keliling dunia memperkenalkan budaya dan pariwisata Indonesia bersama tim Kementerian Pariwisata, ke negara seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Jerman, Inggris, Prancis, Belanda, dan Vietnam. Pesannya: karier penari harus konsisten ditekuni dan jangan mudah berputus asa. Untuk masuk lewat portofolio bidang Seni Tari (SNMPTN-SBMPTN 2021), kamu perlu menyiapkan satu rekaman video penampilan menari, tulisan deskripsi diri, dan pernyataan keaslian bermaterai.